COD dan COD Ongkir: Beda dan Risikonya bagi Penjual
Pembeli suka membayar saat barang tiba, tetapi penjual menanggung risikonya. Pahami bedanya sebelum menawarkan.
Bayar di tempat membuat pembeli lebih yakin, terutama pada toko yang belum dikenal. Sebelum menawarkannya, pahami dua bentuk yang umum.
COD Ongkir
Pembeli sudah membayar barang, dan hanya ongkirnya yang dibayar saat paket tiba. Istilah lainnya DFOD.
COD Barang
Pembeli membayar harga barang sekaligus ongkir kepada kurir. Uangnya kemudian disalurkan kepada penjual setelah paket diterima.
Risiko yang ditanggung penjual
- Penolakan paket. Paket kembali, dan biaya kirim serta retur bisa menjadi beban penjual.
- Uang tidak langsung diterima. Dana cair setelah paket dilaporkan diterima.
- Biaya layanan. Ekspedisi atau platform biasanya mengenakan biaya khusus COD. Periksa angkanya sebelum menentukan harga jual.
Cara mengurangi retur
- Konfirmasi pesanan lewat chat sebelum mengirim.
- Tulis foto, ukuran, dan warna produk dengan jelas.
- Pastikan alamat dan nomor telepon penerima lengkap.
- Pantau resi, dan hubungi pembeli bila paket tertahan.
COD di Solusi Nasional
COD tersedia pada ekspedisi yang mendukung setelah verifikasi KYC Anda disetujui. Rinciannya tampil sebelum Anda membuat resi di Kirim Paket.